Perbasi Depok Gandeng Puskesmas: Sosialisasi Nutrisi Atlet Remaja

Admin/ Januari 17, 2026/ berita

Membangun seorang atlet profesional tidak hanya cukup dengan memberikan porsi latihan fisik dan teknik yang berat di lapangan. Ada aspek krusial yang sering kali terabaikan dalam pembinaan usia dini, yaitu pola makan dan asupan gizi yang tepat. Menyadari hal tersebut, Perbasi Depok melakukan terobosan dengan menjalin kemitraan bersama instansi kesehatan pemerintah. Langkah ini diwujudkan melalui keputusan organisasi untuk Gandeng Puskesmas di wilayah Depok guna memberikan edukasi mendalam bagi para pemain muda.

Program utama dalam kerjasama ini adalah kegiatan Sosialisasi Nutrisi yang ditujukan khusus bagi pemain di level sekolah menengah. Banyak atlet remaja saat ini yang memiliki talenta luar biasa, namun performa mereka sering kali tidak konsisten akibat pola makan yang buruk. Kurangnya asupan protein, ketergantungan pada makanan cepat saji, serta kurangnya pemahaman mengenai pentingnya hidrasi adalah masalah umum yang ditemukan di lapangan. Melalui tenaga medis profesional dari Puskesmas, para atlet diberikan pemahaman mengenai apa yang harus dikonsumsi sebelum, saat, dan setelah bertanding.

Target utama dari edukasi ini adalah para Atlet Remaja yang sedang berada dalam masa pertumbuhan emas. Pada usia ini, kebutuhan kalori mereka sangat tinggi karena harus membagi energi antara pertumbuhan fisik biologis dan tuntutan latihan basket yang intens. Jika nutrisi tidak terpenuhi dengan baik, risiko cedera jangka panjang akan meningkat dan proses pemulihan otot setelah latihan akan menjadi sangat lambat. Perbasi Depok ingin memastikan bahwa setiap tetes keringat yang dikeluarkan atlet diimbangi dengan asupan gizi yang mampu membangun massa otot dan kekuatan tulang secara optimal.

Kota Depok sebagai wilayah yang padat penduduk memiliki tantangan tersendiri dalam menyebarkan informasi kesehatan ini. Oleh karena itu, sosialisasi dilakukan secara bergilir di berbagai kecamatan, memanfaatkan fasilitas aula Gandeng Puskesmas atau lapangan basket klub lokal. Selain para atlet, orang tua pemain juga diundang untuk hadir dalam sesi ini. Hal ini sangat penting karena orang tualah yang memegang kendali atas ketersediaan makanan di rumah. Tanpa dukungan orang tua dalam menyiapkan menu sehat, pengetahuan yang didapat atlet di tempat sosialisasi tidak akan bisa diterapkan secara maksimal.

Share this Post